Mobogoy kon baraguna

Archive for the ‘DVB’ Category

Merekam Siaran Televisi via Parabola

Masih berkaitan dengan tulisan sebelumnya, tentang cara merekam siaran televisi, tapi kali ini siaran televisi yang diterima dengan antena parabola. Pada dasarnya dua metode pada tulisan sebelumnya bisa digunakan untuk kasus ini. Tapi sebenarnya, dua metode yang tersebut sebelumnya itu bukanlah yang sering saya gunakan untuk merekam berbagai siaran NGC-HD selama ini.

Untuk merekam siaran NGC-HD selama ini, saya menggunakan satu antena parabola lengkap dengan pesawat penerimanya (receiver). Nah, pesawat penerima ini lah yang menjadi kunci dalam melakukan rekaman. Karena dewasa ini, pesawat penerima siaran satelit biasanya sudah menyertakan fitur untuk merekam siaran ke media penyimpanan melalui port USB. Biasanya receiver siaran satelit yang menyediakan fitur rekaman ini diembel-embeli dengan istilah PVR (Personal Video Recording). Jadi, tinggal putar siaran yang ingin direkam dari receiver tersebut kemudian lakukan perekaman.

Hasil rekaman biasanya dalam format TS (MPEG Transport Stream) walaupun ada beberapa pesawat penerima yang bisa menyimpan dalam format lain. Dari format TS bisa diolah menjadi format apa pun yang diperlukan. Saya sendiri biasanya memilih format MP4.

Perlu saya beri catatan tebal bahwa, proses perekaman yang diuraikan di atas, hanya berlaku untuk siaran yang tidak diacak. Karena siaran yang diacak (scrambled) akan menghasilkan rekaman yang juga diacak sehingga tidak bisa dinikmati alias diputar ulang.

Rekaman Seri Nordic Wild, National Geographic Channel HD

Berkas TS dari dua episode serial Nordic Wild yang sempat saya rekam akhirnya bisa dikonversi ke MP4. Dua episode ini adalah beberapa berkas yang baru bisa dikonversikan beberapa hari kemarin. Berikut cuplikan gambarnya.

Nordic Wild - Ultimate Survivors

Nordic Wild – Ultimate Survivors

Thumbnail Nordic Wild - Ultimate Survivors

Thumbnail Nordic Wild – Ultimate Survivors

Nordic Wild - Reborn

Nordic Wild – Reborn

Thumbnail Nordic Wild - Reborn

Thumbnail Nordic Wild – Reborn

Tanaka T-21 Sky dengan Fitur PVR

Beberapa hari yang lalu saya memesan perangkat digital hd satellite receiver merek Tanaka T-21 Sky. Bisa dikatakan T-21 Sky ini mirip dengan HD77 namun dengan arah pengembangan firmware yang berbeda. Dan bila T-21 Sky diluncurkan bersamaan dengan HD77, maka yang berada di tangan saya adalah T-21 Sky generasi terbaru yang diluncurkan bersamaan dengan rilis HD99 Skynindo.

Bisa saya katakan T-21 Sky New ini adalah T-21 Sky versi lama yang dikembangkan dengan tambahan fitur PVR (Personal Video Recorder). Versi firmware-nya adalah 011 (saya tidak tahu berapa versi utk T-21 Sky yang segenerasi dengan HD77). Dengan demikian diasumsikan bisa saja T-21 Sky yang lama melakukan proses upgrade versi firmware sehingga mendapatkan fitur PVR ini dengan keyakinan bahwa susunan hardware keduanya sama. Dan bila asumsi ini benar, maka bisnis yang dilakukan dalam penjualan T-21 Sky adalah bisnis penjualan firmware.

Dari sisi kualitas penerimaan sinyal, T-21 Sky versi 011 tidak ada bedanya dengan HD77. Overall, semuanya sama kecuali PVR. Itu saja! Lantas bagaimana kualitas PVR T-21 Sky? Apakah bisa digunakan untuk merekam siaran premium dari Skynindo? Apakah bisa digunakan untuk merekam siaran yang diacak atau hanya yang FTA?

Proses rekam pada T-21 Sky bisa dilakukan melalui menu atau tombol rekam dari remote control. Berkas hasil rekaman disimpan dalam format TS. Dan dipastikan yang bisa direkam dan diputar hanyalah siaran yang tidak diacak alias FTA (Free to Air) sehingga dipastikan kanal-kanal premium dari Skynindo hanya bisa direkam tapi gelap bila diputar. Oh iya, saat merekam tidak bisa berpindah ke saluran lain. Dan perlu dicatat, jangan memasukkan USB flash disk yang menggunakan filesystem selain FAT karena akan langsung diformat oleh T-21 Sky.

Datang dengan fitur PVR ini adalah fitur untuk memainkan berkas TS hasil rekaman. Juga untuk memainkan mp3 dan menampilkan berkas gambar (yang kedua fitur ini belum saya coba karena saya rasa tidak begitu diperlukan).

Nah, begitulah keadaan yang saya temukan pada T-21 Sky versi 011 ini. Sangat tidak memuaskan tapi cukuplah bila dibandingkan dengan HD77, terutama juga karena daftar kanalnya bisa diurutkan sesuka hati walaupun untuk kanal-kanal Skynindo.

HD77 Skynindo, Receiver MPEG4/HD Terbaik untuk Tracking

Baru beberapa hari ini saya memiliki minat untuk menaklukkan satelit dengan menggunakan antena parabola setelah yang pertama dan terakhir melakukan tracking dulu waktu final Piala Eropa 2012. Waktu itu saya menggunakan perangkat penerima siaran (receiver) jadul yang masih berteknologi MPEG2. Jaman berkembang dan dewasa ini teknologi MPEG4/HD bahkan 3D sudah mampir di berbagai receiver. Sayangnya ada kutipan yang cukup terkenal di dunia parabola.

Gunakan receiver MPEG2 untuk tracking karena lebih peka dibandingkan dengan yang telah menggunakan MPEG4/HD

Dan nampaknya kutipan ini banyak benarnya. Tapi tampaknya itu tidak berlaku untuk receiver HD77 milik Skynindo. Sebagai salah satu perangkat milik paytv, receiver ini terbilang sangat baik di teknologinya –yang sudah menggunakan MPEG4/HD dan bisa langsung digunakan untuk membuka siaran yang terkunci CSA/BISS. Sudah saya buktikan untuk menaklukkan beberapa satelit yang terkenal cukup susah ditaklukkan. Bahkan saya membandingkan dengan salah satu receiver yang juga berteknologi MPEG4 dan hasilnya HD77 menang telak. ๐Ÿ™‚

Update Software Skynindo HD77 Versi 077

Hari ini saya mendapati bahwa receiver HD77 milik Skynindo telah diperbarui. Tercatat bahwa pembaruan diunduh pada tanggal 18 April 2013. Saya mendapati bahwa terdapat perubahan pada tampilan menu Biss Key List. Sebelumnya tidak ada menu untuk menghapus CW, tapi sekarang sudah tersedia.

Apa saja harapan saya untuk pembaruan HD77 ke depannya? Saya berharap bisa memutar berkas multimedia seperti video dan gambar. Dan tentunya juga bisa melakukan perekaman siaran.

Informasi Software HD77 Versi 077

Informasi Software HD77 Versi 077

Daftar CW BISS dengan Menu Hapus

Daftar CW BISS dengan Menu Hapus

Bandingkan gambar di atas dengan yang ini.

Daftar Kunci BISS tanpa Menu Hapus

Daftar Kunci BISS tanpa Menu Hapus

Saluran Televisi Islami

Alhamdulillah, dalam tiga tahun terakhir ini perkembangan siaran islami via televisi satelit semakin bagus. Pada awalnya yang tersedia baru TV Quran Tazkiah. Selanjutnya diikuti oleh munculnya TV Rodja dan InsanTV. Dan baru-baru ini WesalTV Indonesia pun meluncur. Sebuah kabar gembira untuk umat islam yang haus akan bimbingan agama. Sebuah kesyukuran lagi ketika ternyata saluran-saluran ini dipancarkan ulang melalui beberapa penyedia TV kabel, sehingga masyarakat yang tidak memiliki parabola bisa mengakses siaran-siaran ini.

Untuk pengguna parabola yang kemungkinan besar selalu menggunakan satelit Palapa-D (113 derajat Bujur Timur), bisa menyimpan konfigurasi berikut di setiap penerima siaran dijital.

Rodja TV
Frek: 3635
Pol: H (Horizontal)
SR: 9920

Qur’an Tazkiah TV
Frek: 4047
Pol: H (Horizontal)
SR: 1410

Wesal TV Indonesia dan Insan TV
Frek: 4052
Pol: H (Horizontal)
SR: 3333

Apa yang Kurang dari HD77?

Sudah beberapa hari ini HD77 menemani suasana bersantai menonton siaran televisi dijital via satelit. Sayangnya saya tidak bisa menggunakan perangkat tersebut untuk merekam siaran kesayangan saya, National Geographic HD. Untuk kepentingan tersebut saya butuh sebuah perangkat untuk merekam siaran HD hasil keluaran dari HDMI atau setidaknya component YPbPr. Tapi sayangnya setelah mondar-mandir situs jualan daring di Indonesia, tidak ada satu pun yang saya dapati menjual barang tersebut. Mudah-mudahan ke depannya, kalau bukan HD77 yang meningkatkan kemampuan penerima siarannya, setidaknya perangkat keras tambahan tersebut sudah tersedia di Indonesia. ๐Ÿ™‚