Mobogoy kon baraguna

Archive for the ‘Pemrograman’ Category

Berkas CSV Daftar Kode Wilayah Provinsi, Kabupaten dan Kecamatan

Berkas CSV Daftar Kode Wilayah Provinsi, Kabupaten dan Kecamatan

RFID dan WebSocket HTML5

Hari ini saya mendapatkan kiriman barang perangkat keras RFID dari sesama rekan SDC (SLiMS Developers Community). Rencananya supaya bisa saya otak-atik untuk keperluan SLiMS (Senayan Library Management System). Dan dalam benak saya akan saya buatkan RFID Adapter untuk web menggunakan fitur WebSocket HTML5. Cara kerja RFID Adapter akan saya buat mirip seperti Scanner Adapter yang sudah saya kerjakan. Jadi tidak akan ada banyak perbedaan dalam cara penggunaannya. Malam ini saya mulai dengan mencari source code untuk aplikasi RFID yang sudah jadi, sehingga tinggal disisipkan fitur WebSocket server. Semoga saja dalam beberapa hari ini sudah bisa up and running. Amiin.

Visualisasi Peta dan Data Menggunakan StatPlanet

Beberapa hari ini sibuk mengacak-acak cara agar bisa membuat presentasi berupa visualisasi data dan peta menggunakan StatPlanet. Alhamdulillah, berhasil juga dengan beberapa percobaan yang sebelumnya gagal. Masih dalam bentuk kasar sih, tapi tinggal dibuat lebih bagus.

Pra Tinjau Kabupaten Gorontalo dengan StatPlanet

Pra Tinjau Kabupaten Gorontalo dengan StatPlanet

PHP-YAZ 1.1.5 untuk PHP 5.3, 5.4 dan 5.5 Platform Windows 32bit

Kemarin saya melakukan kompilasi PHP-YAZ versi 1.1.5 untuk PHP versi 5.3.27, 5.4.17 dan 5.5.1 di atas platform Windows 32bit. Kompilasi dilakukan masing-masing dalam dua mode, thread-safe dan non thread-safe dengan menggunakan YAZ versi 4.2.62.

Untuk cara instalasi PHP-YAZ, ikuti langkah-langkah berikut.

  • Pasang YAZ.
  • Daftarkan path folder bin YAZ ke dalam environment variables.
  • Unduh PHP-YAZ sesuai dengan versi yang digunakan (baik versi PHP dan mode thread-safe).
  • Uraikan paket PHP-YAZ yang diunduh dan tempatkan di folder extension PHP.
  • Daftarkan PHP-YAZ di berkas php.ini. Perhatikan untuk menyesuaikan nama extension di berkas php.ini dengan yang terdapat pada folder extension PHP.

Unduh PHP-YAZ 1.1.5
Thread Safe
PHP-YAZ 1.1.5 untuk PHP 5.3.27
PHP-YAZ 1.1.5 untuk PHP 5.4.17
PHP-YAZ 1.1.5 untuk PHP 5.5.1

Non Thread Safe
PHP-YAZ 1.1.5 untuk PHP 5.3.27
PHP-YAZ 1.1.5 untuk PHP 5.4.17
PHP-YAZ 1.1.5 untuk PHP 5.5.1

Bermain-main dengan Websocket HTML5

Ada banyak fitur baru yang dibawa oleh HTML5. Dan beberapa yang saya sukai adalah akses langsung ke filesystem serta berbagai perangkat keras. Dengan demikian aplikasi web dewasa ini akan memperkecil gap dengan aplikasi desktop. Jadi, yang sudah mahir dengan pengembangan aplikasi web sebelum HTML5, tidak perlu lagi memikirkan untuk belajar bahasa pemrograman lain untuk membuat aplikasi web. Betapa pun hebatnya HTML5 dengan dukungan untuk filesystem, storage, device, geolocation, graphics, de-el-el tetap saja ada beberapa hal yang belum bisa diintegrasikan.

Seperti keterbatasan untuk mengakses perangkat keras yang memang ketersediaan penggunaannya hanya bisa melalui desktop, contoh: akses ke mesin pemindai (scanner). Bagusnya ada saja cara untuk mengakali keterbatasan pada aplikasi web seperti pada kasus ini. Idenya, kita membutuhkan sebuah aplikasi perantara antara halaman web dengan mesin pemindai. Untuk kasus ini, sebut saja aplikasi perantara itu sebagai scanner adapter. Jadi skemanya seperti berikut.

[aplikasi web] <--> [scanner adapter] <--> [mesin pemindai]

Sejatinya, yang melakukan pemindaian adalah scanner adapter. Tapi, agar scanner adapter melakukan pemindaian semuanya dilakukan lewat aplikasi web. Istilah kerennya, kita remote ke scanner adapter. Nah, komunikasi antara aplikasi web dengan scanner adapter dilakukan dengan websocket. Dengan websocket, proses request untuk melakukan pemindaian dan mengambil hasilnya bisa dilakukan dengan mudah.

Nah, berarti ada masalah lain lagi dong? Harus membuat adapternya. Tenang saja, untuk membuat adapter bisa menggunakan bahasa pemrograman apa saja. Persyaratannya bahasa pemrograman yang bisa digunakan sederhana saja, yaitu bisa berkomunikasi dengan menggunakan websocket. Dan saya rasa, semua bahasa pemrograman bisa berkomunikasi dengan websocket. Dan bila pun tidak bisa, bisa membuat class sendiri selama bahasa tersebut menyediakan fitur berkomunikasi dalam jaringan via TCP/UDP.

Nah, masih ada masalah dalam mengembangkan aplikasi web? Diakali saja…. πŸ™‚

Belajar C#

Banyak cara untuk mengisi waktu luang. Di tengah-tengah kesibukan bersama keluarga kecil, waktu luang yang tersisa walau hanya sedikit cukuplah untuk belajar bahasa pemrograman yang baru. Setelah sekian lama berkutat dengan pemrograman web, saya mengalihkan sedikit perhatian untuk pengembangan aplikasi desktop. Kali ini belajar C# via Microsoft Visual Studio 2010 Ultimate (padahal sudah terpasang pula Microsoft Visual Studio Ultimate 2012).

Oh iya, dengan C# saya bermaksud mengembangkan aplikasi yang berhubungan dengan webservice. Sehingga tampaknya aplikasi desktop hanya berfungsi sebagai pelengkap aplikasi web saja alias bukan yang utama. Apakah artinya saya tidak ada maksud mengembangkan aplikasi desktop yang lebih serius dan kompleks? Saya belum tahu untuk masa-masa mendatang. Setidaknya saya berusaha mengembangkan kemampuan di bidang ini. Bila ada peluang ke arah sana, tidak ada salahnya diteruskan. Bila tidak, yang sekarang sudah cukup memadai.

Bagaimana dengan bahasa pemrograman yang lain? Apakah tertarik untuk mempelajari pula? Insya Allah bila ada waktu dan kesempatan serta kekuatan yang diberikan Allah untuk belajar, maka itu pasti. Pilih yang lebih rumit atau yang lebih sederhana? Tampaknya pilih yang lebih sederhana dan lebih powerfull.

Ayo belajar… πŸ™‚

Tangkapan Layar Ujicoba Aplikasi Simple SLiMS Visitor dengan RESTful di SLiMS

Jendela Utama Simple SLiMS Visitor

Jendela Utama Simple SLiMS Visitor

Jendela Preferensi

Jendela Preferensi

About

About

Aktifitas yang Terlupakan

Banyak sekali aktifitas yang saya alami beberapa pekan ini. Sayang sekali semuanya tidak terekam bagus dalam blog. Beberapa yang paling banyak saya lakukan adalah meramaikan grup facebook yang saya buat sendiri. Grup bertema belajar brute kanal siaran yang diacak (scrambled) ini cukup banyak menarik peminat. Kebanyakan peminatnya adalah yang memang berkeinginan belajar ada juga yang hanya menyimak. Beberapa pula merupakan master-master bruter dari beberapa forum web/grup fb.

Selain aktifitas itu, saya pun sedang mengerjakan pembuatan web berbasis Drupal 7 dengan menggunakan Fusion dan Fusion Accelerator. Beberapa modul sudah berjalan baik, tapi kebanyakan belum.

Ada aktifitas belajar Adobe Air juga tapi baru sebatas melihat-lihat. Yang sementara ditekuni sekarang adalah C# dengan mencoba mengitegrasikan dengan SLiMS melalui REST. Semoga saja ada manfaatnya. πŸ™‚

(Lagi) Kompilasi PHP-YAZ

Kalau kali yang lalu saya melakukan kompilasi PHP-YAZ untuk PHP 5.4.0 di Linux dan Windows, kali ini saya melakukan kompilasi PHP-YAZ untuk PHP 5.3.8 di Windows. Padahal versi terbaru PHP adalah 5.3.13 dan 5.4.3. Loh koq?

Kompilasi ini saya lakukan untuk mengakomodir XAMPP 1.7.7 yang masih menggunakan PHP versi 5.3.8. Namun selain itu saya juga melakukan kompilasi untuk kedua versi PHP yang terbaru. Setidaknya bagi mereka yang ingin upgrade PHP ke versi paling baru bisa segera mencoba PHP-YAZ juga.

Insya Allah, besok saya akan mengunggah hasil kompilasi PHP-YAZ untuk PHP, baik yang Thread Safety (TS) atau non-TS. Harapan saya, semoga bermanfaat tentunya.

Sepekan Lebih Berlalu, Apa Yang Terjadi?

Lama tidak menulis blog, emang ada kesibukan apa? Tidak banyak sih. Ceritanya waktu saya mulai kembali menulis satu modul untuk Apoteech yang baru. Saya mencoba menyisipkan langkah cepat akses aplikasi dengan tombol papan tik. Berhasil mudah dengan jQuery, saya mencoba mengaplikasikannya ke aplikasi SLiMS yang akan dirilis beberapa waktu lagi. Sekian hari percobaan, akhirnya berhasil.

Ternyata keasyikan mencoba tidak membuat terhenti sampai di situ. Sebelumnya saya membaca majalah dijital yang bernama Nyankod Magazine. Hasil karya anak bangsa yang diperuntukkan bagi para anak muda yang ingin belajar pemrograman komputer. Melihat-lihat bagian-bagiannya, saya tertarik bahasan tentang Ruby dan ActionScript. Cerita tentang ActionScript, dulu saya pernah belajar ActionScript dengan program Macromedia (lupa saya apakah waktu itu sudah diakuisisi oleh Adobe atau belum) Flash 8. Setelah itu saya berhenti belajar karena tidak memiliki piranti lunak asli untuk belajar lebih jauh. Eh, ternyata sudah ada Adobe Flex yang disediakan cuma-cuma. Kegiatan selanjutnya sudah bisa ditebak, unduh SDK Adobe Flex dan manualnya. Dan gara-gara itu, paket internet saya sebulan langsung habis. πŸ™‚

Belajar Flex ternyata tidak lebih susah dari HTML. Kalau dibandingkan, dokumen XML Flex atau yang dikenal dengan MXML mirip dokumen HTML dan ActionScript itu mirip JavaScript.

Program Flex pertama saya langsung didedikasikan untuk SLiMS. Apa itu? Sederhana saja, untuk mengambil gambar member via webcam. Jadi, tidak perlu lagi menggunakan program luar SLiMS. Setelah sekian hari percobaan, buka referensi sana-sini, alhamdulillah berhasil juga. Sekarang aplikasi itu sudah dilengkapi dengan fitur potong gambar dengan skala 2×3 dan 3×4. Juga pilihan simpan format dalam PNG atau JPG. Mengasyikkan memang dunia pemrograman itu. πŸ™‚

Masih banyak cerita sepekan ini, tapi cukup dulu sampai di sini. Kalau kepanjangan bisa membosankan untuk dibaca. πŸ™‚